Anekdot


sebuah molotov meledak dalam kepala,

apinya menyambar kemana-mana;

membakar ego, membakar kasih, membakar cinta.


semua nyala terang dalam benih;

hingga sesak asap mengepul perih.


adalah angin yang meniup panas,

adalah mereka yang berkata ganas,

adalah mereka yang tak lagi antusias,

adalah mereka yang habis dalam tangis, kemudian berubah menjadi apatis.


ialah rasa yang mulai kabur, setelah bertikai hebat hingga warna menjadi luntur.

kemudian membisu, membiru lalu berubah menjadi kelabu.


hingga abu tersisa, gelap terasa,

serta sesal tentang kasih dan cinta.


ialah adalah kita:

arang yang pernah nyala, lalu menjelma menjadi duka.

Comments